Permasalah Aplikasi E-Rapor Smp 2018 Beserta Solusinya

Permasalah Aplikasi E-Rapor Smp 2018 Beserta Solusinya

Permasalah Aplikasi e-Rapor SMP 2018 Beserta Solusinya - Direktorat Pembinaan SMP secara resmi telah menerbitkan aplikasi e-Rapor jenjang SMP 2018 Versi 1.00 (Aplikasi Rapor untuk SMP ini tidaknya hanya ditujukan bagi sekolah Pelaksana Kurikulum 2013 tetapi juga Kirikulum 2006). Aplikasi e Rapor SMP tahun 2018 ini dikembangkan dengan merujuk kepada panduan evaluasi tahun 2017 cetakan ketiga yang diterbitkan oleh Direktorat Pembinaan SMP. Salah satu kelebihan Aplikasi ini Selain terintegrasi dengan Dapodik, Sekolah juga sanggup mencetak Leger dan Rapor.

E-Rapor didukung fitur-fitur canggih namun masih ada beberapa permasalahan yang timbul. Nah, berikut ini merupakan Catatan Permasalahan serta Solusi terkait e-Rapor SMP Tahun 2018 v1.00 sebagaimana dirilis dalam laman http://ditpsmp.kemdikbud.go.id

Bagaimana Setting Cetak (Printout) E-Rapor?

Default cetak e-Rapor ialah A4.
Masih dimungkinkan untuk disetting dengan ukuran letter, pada setting printernya.

Bagaimana Cara Memberi Watermark Pada Printout E-Rapor?
e-Rapor tidak menyediakan kemudahan untuk memberi watermark misal logo sekolah dan sebagainya.
Hal ini sanggup disisasati dengan memakai kertas khusus yang telah tercetak watermark sesuai dengan kebutuhan sekolah.

Apakah Memungkinkan Menambahkan Data Guru Pada e-Rapor?
Tidak, Semua data tumpuan pokok harus mengacu pada Dapodik, kalau terjadi perubahan data misal guru,siswa,pembelajaran dsb maka perubahan harus dilakukan pada Dapodik, kemudian e-Rapor mengambil data tersebut melalui sajian “Ambil Data Dapodik”

Bagaiman Dengan Nilai Siswa Mutasi Pada Pergantian Semester?
Untuk nilai semester berjalan sanggup dilakukan sebagaimana mekanisme penilaian, sepanjang data siswa
telah masuk Dapodik dan diambil oleh e-Rapor,
Untuk semester sebelumnya, nilai siswa otomatis tidak sanggup masuk e-Rapor. Sehingga untuk analisis kenaikan kelas dilakukan secara manual. (ini ialah pengecualian)

Bagaimana Solusi Penugasan Guru Yang Belum Dapat Terdaftar Pada Dapodik Agar Dapat Akses Input Nilai Ke E Rapor?
Belum ada solusi pasti, logikanya nilai tersebut menjadi tanggung jawab sekolah sebelumnya. Masalahnya Dapodik juga belum mengakomodir konversi nilai tersebut ke database siswa.

Dapatkah Import Nilai (UH,PTS,PAS) Dilakukan Dengan Menggunakan Format Yang Form Nilai Yang Telah Dibuat Oleh Sekolah ?
Tidak

Format impor nilai hanya sanggup dilakukan melalui format yang telah disediakan oleh e-Rapor dan ini sanggup dipakai sehabis guru melaksanakan planning evaluasi (UH,PTS dan PAS) lengkap dengan pembobotannya. Karena setiap perencenaan dan teknik evaluasi akan mempunyai id unik yang berbeda untuk setiap perencenaan dan mata pelajaran.

Solusinya ialah lengkapi perencanaan penilaian, kemudian download form import evaluasi tersebut. Form ini sanggup sekaligus menjadi buku nilai bagi guru yang bersngkutan. Tetapi perlu diperhatikan, guru hanya boleh mengisi pada kolom nilai, tanpa mengubah id yang secara otomatis disediakan oleh e-Rapor

Bagaimana Solusi Penugasan Guru Yang Belum Dapat Terdaftar Pada Dapodik Agar Dapat Akses Input Nilai Ke E-Rapor?

  • Pada Dapodik, titipkan tugasnya pada salah satu guru yang telah terdaftar. Isikan pada JJM nya 0 (nol) semoga tidak mensugesti JJM guru ybs.
  • e-Rapor melaksanakan sinkron ulang ke Dapodik.
  • Tambahkan user dengan username gres pada guru yang diditipi penugasannya untuk memberi kanal guru yang bersangkutan.

Bagaimana Menambahkan Guru Agama (Minor) Di Mana Sekolah Tidak Memiliki Guru Agama Tersebut?

  • Pada Dapodik, titipkan tugasnya pada salah satu guru yang telah terdaftar. Isikan pada JJM nya 0 (nol) semoga tidak mensugesti JJM guru ybs.
  • e-Rapor melaksanakan sinkron ulang ke Dapodik.
  • Tambahkan user dengan username gres pada guru yang dititipi penugasannya untuk memberi kanal guru yang bersangkutan.
  • Pada e-Rapor siswa secara otomatis akan terpetakan untuk mapel agama sesuai dengan agama yang dianutnya.

Pada E-Rapor Data Siswa Dan Guru Pembina Ekstra Kurikuler Tidak (Kosong)

  • Pada Dapodik,lengkapi data ekskul mencakup nama rombel ekskul, pembina, anggota rombel.
  • Lengkapi pula data data jenis ekskul, surat tugas, jjm ekskul pada tab Sekolah pada Dapodik.
  • Lakukan ulang sinkron e-Rapor ke Dapodik.

Pada Format Impor Nilai Data Siswa Dan KD Kosong

  • Pastikan pemetaan mapel dan KKM mapel telah lengkap (pada Admin)
  • Pastikan guru mapel telah melaksanakan perencanaan evaluasi sebelum input nilai

Pada Format Impor UTS dan PAS Data Siswa Kosong

  • Pastikan guru mapel talah melaksanakan perencanaan dan pembobotan pada UTS dan PAS
  • Tidak Semua Nilai Siswa Terkirim Ke Wali Kelas
  • Pastikan pada deskripsi kompetensi tidak ada teks yang berwarna merah. Jika ada lakukan editing dengan memperhitungkan maksimal 200 karakter.
  • Lakukan pengiriman ulang nilai selesai oleh guru mapel yang bersangkutan

Nama Mapel Pada Leger Kosong

  • Pastikan admin telah melaksanakan penyingkatan nama mapel pada bab admin => Data Referensi Dapodik => Data Mapel
  • Deskripsi Sikap Pada Cetak Rapor Kosong
  • Pastikan wali kelas telah melaksanakan proses deskripsi dengan menyimpannya.

Bagi bapak/Ibu guru yang membutuhkan Aplikasi e-Rapor SMP 2018 Versi 1.00 sanggup mengunduhnya pada tautan link yang saya sematkan dibawah ini;

Aplikasi e-Rapor SMP 2018 beserta panduan, Download File

Demikian Permasalah dan Solusi Aplikasi e-Rapor SMP 2017-2018 Versi 1.00 (Aplikasi Rapor Kurikulum 2013 Resmi Direktorat PSMP) yang sanggup saya sampaikan, semoga bermanfaat

Sumber: http://ditpsmp.kemdikbud.go.id
Sumber http://www.websiteedukasi.com/
Blogger
Disqus
Pilih Sistem Komentar

No comments

Advertiser